Selamat Datang di website Balai Penyuluhan Pertanian Kapanewon Nanggulan Kabupaten Kulon Progo, D.I. Yogyakarta.....................

Selasa, 29 Maret 2011

KOORDINASI HASIL PEMERIKSAAN BPKP KEGIATAN FEATI TAHUN 2010

Dipimpin oleh Hartono,A.Md selaku Koordinator Penyuluh BPP Kecamatan Nanggulan pada Senin 28 Maret 2011, di Kantor BPP Kec. Nanggulan diadakan koordinasi membahasas hasil pemeriksaan BPKP tentang kegiatan FEATI tahun 2010 beberapa waktu yang lalu, beberapa informasi dan tindak lanjut/ persiapan kegiatan FEATI tahun 2011,  koordinasi dihadiri seluruh pengurus UP - FMA Desa Se-kecamatan Nanggulan, Penyuluh Pendamping, serta hadir pula Agus Hardono dan Martono dari Kantor KP4K Kab. Kulon Progo. Kesimpulan dari rakor ini :
    1. Kegiatan UP-FMA 2011, difokuskan pada kegiatan yg bersifat agribisnis, berorientasi  pasar  dan Kemitraan/permodalan
    2. Dana monitoring, untuk dianggarkan lebih karena diakhir kegiatan banyak diminta dokumentasi dsb.
    3. Kapusluh Kementan RI – bersedia untuk komunikasi dg no HP.081-21174024 asal jelas
    4. Laporan pelaksanaan kegiatan UP-FMA  tahun 2010 telah selesai dan masuk pada bulan Maret 2010
    5. Pemeriksaan dari BPKP Propinsi DIY di Nanggulan hasilnya baik dan tidak ada temuan.

    Rabu, 09 Maret 2011

    PEMERIKSAAN BPKP KEGIATAN FEATI 2010

    Selasa ( 08 Maret 2011 ) BPKP mengadakan Pemeriksaan semua kegiatan yang di fasilitasi dana FEATI 2010 di BPP Kecamatan Nanggulan termasuk kegiatan UP FMA yang dilaksanakan di Desa - Desa se-Kecamatan Nanggulan yang diwakili oleh UP FMA Wijimulyo dan UP FMA Banyuroto. Sifat tatap muka langsung petugas BPKP dengan 3 Pengurus / UP FMA Desa, Tim BPKP didampingi oleh Ir. Tranggono, MT dan Yuwono staf Kantor KP4K Kab. Kulon Progo, sedangkan Pengurus UP FMA didampingi Tim Penyuluh BPP Kecamatan Nanggulan.

    Selasa, 01 Maret 2011

    Rakor FMA 2010/2011

     
    Senin (28 Februari 2011), BPP Nanggulan menyelenggarakan rapat koordinasi FMA 2010/2011 dihadiri oleh seluruh pengurus FMA se kecamatan Nanggulan. Rakor ini membahas pelaksanan kegiatan FMA 2010, dan persiapan proposal FMA 2011, serta persiapan monev dari BPKP Propinsi DIY.
    Kesimpulan dari rakor ini :
    1. Pelaksanaan kegiatan FMA 2010 untuk kecamatan Nanggulan telah selesai, tinggal menyelesaikan laporan kegiatan.
    2. Laporan FMA 2010 paling lambat dikumpulkan hari Jum'at 04 Maret 2011 di BPP Nanggulan.
    3. Seluruh UPFMA diharap mempersiapkan apresiasi FMA tk Kabupaten.
    4. Seluruh UPFMA diharap mempersiapkan pemeriksaan monev dari BPKP DIY.
    5. Titik berat pelaksanaan UPFMA 2011 adalah pemasaran, kemitraan, dan permodalan, serta monev.

    Rabu, 23 Februari 2011

    PERSIAPAN MUSIM TANAM II KECAMATAN NANGGULAN TAHUN 2011


     
    Rabu (23 Februari 2011), BPP Nanggulan mengadakan rapat koordinasi tata tanam MT II 2011 bertempat di pendopo BPP Nanggulan. Rakor dipimpin oleh Bpk Hartono, A. Md, selaku koordinator BPP Nanggulan, dan hadir dalam pertemuan tersebut Bpk Sumaryanto, SP dan Ir. Hj. Jumari dari KP4K, utusan dari Dinas Pertanian Kab Kulon Progo, Bpk Camat Nanggulan, Petugas POPT, Petugas P3D, Penyuluh dan THL, serta perwakilan dari masing-masing desa dan kelompok tani. 
    Rakor ini membahas tata tanam MT II 2011 khususnya wilayah kecamatan Nanggulan, kaitannya dengan kondisi saluran irigasi yang tidak menentu akibat tersumbat oleh material akibat erupsi Merapi. Data sementara dari BPP, saat ini sebagian besar wilayah kecamatan Nanggulan telah memasuki panen MT I, dengan hasil ubinan sementara mengalami kenaikan dari tahun sebelumnya 7,933 ton/ha GKP menjadi 8,255 ton/ha GKP atau mengalami kenaikan sebesar 4, 05 % meskipun luas panen mengalami penurunan sekitar 67 Ha.
    Berdasarkan prakiraan hujan bulanan BMKG, untuk wilayah Nanggulan dan sebagian besar Kulon Progo untuk bulan Februari, Maret, dan April prakiraan curah hujannya masih tinggi (301-400 mm), sehingga rakor ini menyimpulkan :
    1. MT II 2011 untuk kecamatan Nanggulan adalah tanam Padi
    2. Untuk wilayah tertentu yang tidak bisa ditanami padi karena kondisi air yang tdk mencukupi, para petani dipersilahkan menanam tanaman lain yang sesuai kondisi wilayah masing-masing.
    3. Berbagai upaya dilakukan untuk mengelola air, mulai dari penghematan dgn diperbanyaknya pupuk organik, pencarian sumber-sumber air potensial, pinjam alat pompa, dsb guna mendukung ketercukupan air bagi tanaman padi.
    4. Kewaspadaan terhadap potensi hama sundep dan tikus yang menyerang pada MT II ini.

    Minggu, 13 Februari 2011

    KERJA BAKTI KALISONGGO



     
    Seluruh Petani Desa Kembang dipimpin Kepala desa Kembang, perangkat desa Kembang, Kepala Kantor KP4K Kab. Kulon Progo, Koordinator dan tim Penyuluh ( PNS & THL ) BPP Kec. Nanggulan pada hari Minggu 13 Febuari 2011 saling bahu membahu berupaya membersihkan  saluran air yang lama terbengkelai/ tertimbun endapan lumpur dari saluran Kalisonggo, hal ini dilakukan untuk  mefungsikan kembali mengoncori bulak didesa Kembang, sebagian desa Jatisarono dan sebagian desa Wijimulyo pada MT kedua dan selanjutnya karena tersumbatnya aliran air dari selokan Kalibawang akibat erupsi merapi

    Selasa, 01 Februari 2011

    PANEN UJI COBA VARIETAS PADI BARU DI KELOMPOK TANI "TEGALREJO " TEGALSARI WIJIMULYO

    PANEN PADI VARIETAS SITU PATENGGANG

    PANEN PADI VARIETAS INPARI 1

    PENIMBANGAN HASIL UBINAN PADI

    Kelompok tani " Tegalrejo " Tegalsari, Wijimulyo, Nanggulan, Kulon Progo melakukan uji coba beberapa varietas padi baru, hal ini dilakukan Kelompok tani untuk melakukan pergiliran tanaman dan mengendalikan berkembangnya populasi OPT padi apabila hanya satu varietas yang ditanam selama musim tanam . Dari pengembangan tersebut pada tanggal 31- 01 - 2011 dilakukan panen perdana oleh Ir.Maman Sugiri Kepala Kantor KP4K Kab. Kulon Progo,  turut hadir dalam acara tersebut Sumaryanta, SP, Ir. Jumari, Bejo Munanto, S.Pt dari Kantor KP4K Kab. Kulon Progo, Camat Nanggulan dan unsur Muspika Kec. Nanggulan, Team penyuluh (PNS dan THL ) BPP Kec. Nanggulan, P3D pertanian Kec. Nanggulan, Petugas POPT  tanaman pangan dan hortikultura Kec. Nanggulan, serta disaksikan oleh seluruh pengurus dan anggota kelompok tani Tegal Rejo. Dari ubinan diperoleh hasil rata - rata Padi varietas Inpari I  6,40 ton/Ha, Padi varietas Situpatenggang 7,39 ton/Ha, padi varietas Ciherang 8,39 ton/Ha.

    Jumat, 28 Januari 2011

    PANEN PERDANA PADI di " KELOMPOK TANI PATUH "

     
    Camat Nanggulan Drs. L. Bowo Pristiyanto melakukan panen padi

     
    Sumaryanta, SP. sedang melakukan panen padi

     
    Temu tani  di  " Kelompok Tani Patuh "  Donomerto, Donomulyo

    Dalam keadaan yang kekurangan air akibat tersumbatnya aliran air selokan Kalibawang oleh material lahar dingin erupsi merapi,  para petani di Nanggulan khususnya di Pedukuhan Donomerto Desa Donomulyo sedikit bernafas lega karena pada hari Kamis 27 Januari 2011 Dimulai panen perdana tanaman padi di Kelompok tani Patuh, hadir dalam acara tersebut Sumaryanta,SP, Supriyanto, SE. SPt, Ir. H. Jumari dari Kantor KP4K Kab. Kulon Progo, Iriyanto. SP, Wayan, STP dari Dinas Pertanian dan Kehutanan Kab. Kulon Progo, Camat Nanggulan Drs. L. Bowo Pristiyanto beserta unsur Muspika Kec. Nanggulan, Tim Penyuluh BPP Kec. Nanggulan,  Sugiyarto  Petugas P3D  Kec. Nanggulan, Lurah Desa dan Pamong desa Donomulyo serta seluruh pengurus / anggota Kelompok Tani Patuh. Dalam panen tersebut diperoleh Hasil ubinan 7,01 Ton/Ha meningkat lebih kurang 40% dibandingkan dengan Hasil Pada Musim Tanam  yang lalu yaitu 5,00 Ton/Ha, hal ini tidak lepas dari adanya kegiatan pendampingan dari Tim Penyuluh BPP Nanggulan serta Instansi terkait.