Selamat Datang di website Balai Penyuluhan Pertanian Kapanewon Nanggulan Kabupaten Kulon Progo, D.I. Yogyakarta.....................

Sabtu, 23 Juli 2022

Pelatihan KWT di Kalurahan Tanjungharjo, Nanggulan, Kulon Progo

  






           Pemerintah Kalurahan Tanjungharjo Kapanewon Nanggulan bekerjasama dengan BPP Nanggulan mengadakan Pelatihan di 3 Kelompok Wanita Tani (KWT) antara lain KWT Mekar Lestari, Sadang; KWT Mulyo Tani, Dengok; dan KWT Ngudi Rejeki, Tanggulangin. Ketiga KWT tersebut berada di Kalurahan Tanjungharjo, Kapanewon Nanggulan. Pelatihan tersebut mengusung tema Pemberdayaan Kelompok melalui penanaman sayuran. Kegiatan ini didukung oleh Dana Keistimewaan TA 2022.
          Untuk tanggal 20-21 Juli 2022, kegiatan Pelatihan diadakan di KWT Mekar Lestari, Sadang, Tanjungharjo, Nanggulan. Selain materi, dilakukan praktek langsung di demplot KWT mulai dari penyemaian benih, pembuatan media tanam, pengolahan tanah, sampai ke penanaman di polybag.
Setelah dilaksanakannya pelatihan, diharapkan KWT dapat memperoleh ilmu dan dapat mengaplikasikan secara langsung baik di demplot KWT maupun di pekarangan anggota KWT.  

Selasa, 19 Juli 2022

TRADISI WIWITAN PANEN PADI DI LOKASI CETAK SAWAH BARU


Tradisi Wiwitan Panen Padi Kelompok Tani Subur di Lokasi Cetak Sawah Baru Sambiroto, Banyuroto, Nanggulan dilaksanakan Senin tanggal 18 Juli 2022. Hadir dalam acara tersebut Bapak Upiyo Al Hasan anggota DPRD dari Fraksi PAN, Kadinas Pertanian dan Pangan Kulon Progo beserta jajarannya, Kadinas PU Kulon Progo, Panewu Nanggulan, Kapolsek Nanggulan, Danramil Nanggulan, Lurah Banyuroto dan jajarannya, BPP Nanggulan, Koordinator Penyuluh Pertanian se-Kabupaten Kulon Progo, dr. Yanri Wijayanti Subronto, P.hD, SpPD, KPTI, FINASIM selaku pemilik Grha Sambiroto Aloe-Ku, Ketua Kelompok Tani se-Kalurahan Banyuroto serta warga masyarakat sekitar dusun Sambiroto, Banyuroto, Nanggulan. Kegiatan ini dibiayai dengan Dana Keistimewaan TA 2022.

Acara diawali dengan arak-arakan tumpeng dari Graha Sambiroto menuju lokasi Panen, dilanjutkan dengan acara wiwitan, kemudian potong tumpeng dan acara panen secara simbolis oleh DPRD Kulon Progo, Dipertapa Kulon Progo, Dinas PU Kulon Progo, Panewu Nanggulan, Kapolsek Nanggulan, Danramil Nanggulan, BPP Nanggulan, Lurah Banyuroto, Dukuh Sambiroto. Setelah itu dilanjutkan acara ramah tamah di Grha Sambiroto.

Dalam laporannya Ketua Kelompok Tani Subur menyampaikan bahwa Kelompok mendapat Kegiatan Cetak Sawah Baru pada bulan Juli sampai Oktober 2021 dengan luas 21 Ha, dibiayai dengan Dana APBD Kabupaten Kulon Progo TA 2021. Sampai dengan tahun 2022 baru 11 Ha lahan yang sudah bisa ditanami padi, sedangkan 10 Ha lagi belum bisa ditanami padi dikarenakan air belum bisa mencukupi. Tetapi di 10 Ha tersebut sudah ditanami jagung, kacang hijau, benguk, singkong, nggarut, dan pepaya. Kelompok berharap dapat diberikan bantuan berupa cultivator/cakar baja di lahan-lahan yang sempit seperti lahan terasering, serta alat threser sebagai alat pasca panen.

Hasil ubinan MT 1 tanggal 29 Maret 2022 di 3 titik diperoleh rata-rata 7,3 ton/Ha. Sedangkan pada MT 2 tanggal 17 Juli 2022 di 3 titik diperoleh rata-rata  6,7 ton/Ha. Kedua hasil ubinan tersebut menggunakan Varietas Menor, dengan jarak tanam 22 cm dan legowo 4.

Dalam sambutannya Kadinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kulon Progo Ir. Muh. Aris Nugroho, MMA mengapresiasi terlaksananya Kegiatan Wiwitan ini yang melibatkan lintas sektor. Kedepannya beliau mengharapkan supaya lebih banyak menggunakan Pupuk Organik, sehingga tanah semakin subur dan hasil panen yang lebih baik. Beliau juga mengapresiasi hasil ubinan padi Menor di Kelompok Tani Subur yang hasil ubinannya sudah melebihi hasil Ubinan Kabupaten yang rata-rata 6,5 ton/Ha.

Acara diakhiri dengan pementasan Tari Angguk Mekar Sejati.

Selasa, 12 Juli 2022

Rapat Koordinasi Pemantauan Hewan Qurban Kapanewon Nanggulan dan Girimulyo


Rapat Koordinasi diadakan di BPP Girimulyo, dihadiri dari Bidang Kesehatan Hewan Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kulon Progo, Puskeswan Nanggulan, Puskeswan Girimulyo, BPP Nanggulan, BPP Girimulyo, para Kamituwo/Kesra se-Kapanewon Nanggulan dan Girimulyo.
Dalam rapat tersebut dijelaskan tentang SE Bupati tentang penyembelihan hewan qurban, alur pengajuan surat rekomendasi tempat pemotongan dan rekomendasi tempat penjualan hewan qurban.
Selama wabah PMK tata cara penyembelihan sedikit berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, antara lain :
- Ternak yang disembelih harus ternak yang sehat/tidak sakit
- Ternak dari luar Kulon Progo harus disertai SKKH (Surat 
   Keterangan Kesehatan Hewan)
- Pengajuan surat Rekomendasi lewat Dinas Pertanian dan Pangan 
   Kab Kulon Progo/Puskeswan setempat secara kolektif/offline
- Ternak diistirahatkan di penjual/pedagang dan ada di tempat   
   penyembelihan sesaat sebelum waktu penyembelihan
- Tempat penyembelihan hewan qurban harus menyediakan 
   fasilitas perebusan

jeroan dan tulang
- Orang yang menangani daging, jeroan, dan tulang harus berbeda
- Petugas datang dan pulang dalam keadaan bersih dengan mandi, 
  ganti dan cuci pakaian dengan detergen
- Desinfeksi lingkungan masjid dan peralatan-peralatan 
- Menggunakan alas plastik, bukan daun pisang atau sejenisnya 
  dan dibersihkan dengan cairan desinfektan seperti byclin atau   
  dibakar
- Dilarang mencuci jeroan di sungai/semprot dengan air dan 
  masukkan ke dalam lubang setelah selesai ditutup dan   
  didesinfeksi