Selamat Datang di website Balai Penyuluhan Pertanian Kapanewon Nanggulan Kabupaten Kulon Progo, D.I. Yogyakarta.....................

Selasa, 29 Agustus 2023

PELATIHAN OPTIMALISASI LAHAN PERTANIAN DENGAN MEMANFAATKAN TANAMAN MARIGOLD DI BPP NANGGULAN

Salah satu bentuk pelaksanaan SIP (Sinergi Inovasi Profesionalisme) di BPP Nanggulan yang merupakan kepanjangan tangan Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kulon Progo dengan Universitas Pembangunan (UPN) Yogyakarta, mengadakan pelatihan Optimalisasi Lahan Pertanian dengan Memanfaatkan Tanaman Marigold.

Pelatihan ini dilaksanakan satu hari yaitu pada tanggal 28 Agustus tahun 2023 di aula BPP Nanggulan, dengan materi sebagai berikut :

·         - Optimalisasi lahan pertanian dengan mamanfaatkan tanaman marigold

·         - Praktek persemaian benih tanaman marigold

·        -  Pengembangan potensi pertanian dalam usaha kuliner dengan pendekatan community based development.


Materi disampaikan oleh Dosen UPN Yogyakarta ibu Sri Kuning Retno Dewandini, SP. M.Sc. dan ibu Amalia Nurul Huda SP, M.Si. Di ikuti antusias dari peserta pelatihan yang di hadiri oleh ibu-ibu Kelompok Wanita Tani se-Kapanewon Nanggulan yang berjumlah 30 orang peserta dengan ketentuan Kelompok Wanita Tani tersebut berdomisili di sekitar wisata kuliner di wilayah Kapanewon Nanggulan, Kulon Progo.

Pengenalan Tanaman

Tanaman Marigold merupakan tanaman hias yang memiliki berbagai kegunaan sebagai tanaman pembatas, pagar, dan rangkaian papan bunga. Seiring kesadaran masyarakat dalam penggunaan petisida nabati serta perkembangan pertanian organik, saat ini tanaman marigold banyak digunakan sebagai tanaman refugia yang ditanam di antara tanaman hortikultura seperti sayur dan tanaman bawang merah (Pratiwi, 2019). Marigold dapat dijadikan sebagai pakan ternak serta bisa dijadikan anti hama karena terdapat kandungan senyawa terpenoid (Yolanda, 2012). Marigold dapat dijadikan sebagai insektisida hayati karena terdapat kandungan tannin, flavanoid, steroid, dan saponin pada tanaman tersebut (Kusmiati, 2011).

Tujuan dari pelatihan ini adalah

·         - Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anggota dalam budidaya tanaman Marigold

·        -  Mengoptimalkan lahan pertanian/pekarangan anggota Kelompok Wanita Tani melalui tanaman hias

·        - Meningkatkan penghasilan melalui tanaman Marigold






 

Rabu, 23 Agustus 2023

PEMBUATAN AGENSIA HAYATI BEVERIA BASIANA DAN TRICHODERMA

    Hari ini tanggal 23 Agustus 2023, diadakan pertemuan ke 5 Program Pemberdayaan Petani dalam Pemasyarakatan PHT (P4) di Klinik Tanaman Prima, Kalurahan Tanjungharjo, Nanggulan. Hadir dalam acara tersebut dari Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP), POPT dan BPP Nanggulan, serta peserta P4 sebanyak 12 orang yang tergabung dalam Gapoktan Tanjung Lestari Kalurahan Tanjungharjo.
    Agen Pengendali Hayati atau biasa disingkat APH merupakan mikroorganisme yang dikembangkan secara alami dan melalui metode rekayasa genetik yang dimanfaatkan untuk mengendalikan Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT). Penggunaan APH semakin lama semakin dibutuhkan para petani, maka dari itu perlu adanya usaha dalam eksplorasi dan perbanyakan agensia hayati seperti beauveria bassiana, trichoderma, metarizhium melalui program P4.
    Pertemuan kali ini dilakukan perbanyakan Beauveria Bassiana, Trichoderma, dan pembuatan media agar. Dimulai dengan pengukusan beras dan jagung, pendinginan, pengemasan, inokulasi, dan penyimpanan. Kemudian perebusan agar, pemindahan ke tabung erlenmeyer, sterilisasi, pemindahan ke cawan petri dan ke tabung reaksi, lalu pendinginan.
    Dengan adanya kegiatan ini diharapkan para peserta lebih mahir dalam pembuatan dan perbanyakan APH, dapat memanfaatkan APH di lahan masing-masing, dan dapat memasarkan APH tersebut ke petani maupun kelompok-kelompok tani.






Verifikasi Lomba Gempar Tingkat Kapanewon Nanggulan Tahun 2023





Pelaksanaan Penilaian Gempar Tingkat Kapanewon Nanggulan dilaksanakan pada tanggal 7-9 Agustus 2023. Penilaian melibatkan pihak Kapanewon Nanggulan dari Bidang Kemakmuran, BPP, Kalurahan, dan Paguyuban KWT Nanggulan.

Penilaian dilakukan di 6 (enam) Kelompok Wanita Tani (KWT) mewakili masing-masing Kalurahan di Kapanewon Nanggulan. Kalurahan Kembang diwakili KWT Kembang Asri, Pundak Tegal; Kalurahan Jatisarono diwakili KWT Amrih Rahayu, Bejaten; Kalurahan Wijimulyo diwakili KWT Wijisari, Tegalsari; Kalurahan Tanjungharjo diwakili KWT Ngudi Rejeki, Tanggulangin; Kalurahan Donomulyo diwakili KWT Sari Makmur, Bandung; Kalurahan Banyuroto diwakili KWT Mekar, Tawang.

Berdasarkan hasil musyawarah tanggal 14 Agustus 2023 diperoleh keputusan, bahwa dari 6 KWT dengan nilai tertinggi/peringkat pertama yaitu KWT Amrih Rahayu, Bejaten, Jatisarono untuk maju Lomba Gempar Tingkat Kabupaten mewakili Kapanewon Nanggulan.

Peringkat kedua dari KWT Wijisari, Tegalsari, Wijimulyo; peringkat ketiga KWT Sari Makmur, Bandung, Donomulyo; peringkat keempat KWT Kembang Asri, Pundak Tegal, Kembang; peringkat kelima KWT Ngudi Rejeki, Tanggulangin; dan peringkat keenam KWT Mekar, Tawang, Banyuroto.

Kemudian keputusan hasil disampaikan di KWT Amrih Rahayu, Bejaten, Jatisarono pada tanggal 18 Agustus 2023 dengan menghadirkan dari pihak Kapanewon, BPP, Kalurahan Jatisarono, Padukuhan Bejaten, Paguyuban KWT Nanggulan, dan pengurus maupun anggota KWT Amrih Rahayu dan KWT menerima keputusan hasil musyawarah dan akan menindaklanjuti utk persiapan maju lomba tingkat kabupaten.